Kesalahan Terbesar dalam Membeli Asuransi (1)

//Kesalahan Terbesar dalam Membeli Asuransi (1)

Kesalahan Terbesar dalam Membeli Asuransi (1)

Menurut Aidil Akbar Madjid, financial advisor senior di AFC Financial, dari 10 polis asuransi yang dibeli masyarakat, 9 diantaranya salah beli/tidak sesuai dengan keperluan nasabah/klien yang membelinya.

Mengapa terjadi fenomena seperti ini?  Apakah salah jual dari agennya?  Atau salah kita sebagai nasabah/klien yang membeli polis?  Salah jual tidak akan terjadi jika kita sebagai nasabah/klien kritis terhadap produk yang dijual dan lebih mengetahui apa yang kita butuhkan, sehingga uang yang kita gunakan untuk membeli produk tidak akan terbuang sia-sia membeli produk yang tidak kita butuhkan.

Nah coba kita lihat apa saja kesalahan kita sebagai nasabah/klien.

  1. Membeli karena tidak enak dengan agen asuransi yang juga teman/saudara sendiri. Kesalahan ini terjadi di mayoritas polis yang telah dibeli.  Hal ini terjadi karena agen asuransi memang ditraining untuk menjual ke orang-orang dekatnya terlebih dahulu.  Apakah salah?  Tidak.  Positifnya adalah menyebarkan kesadaran tentang perlunya berasuransi.  Yang salah adalah jika kita sebagai orang terdekat si agen, membeli hanya karena rasa “tidak enak”.  Dan lebih salah lagi jika agennya mengetahui hal ini dan memanfaatkan rasa “tidak enak” kita terhadap mereka.   Kerugiannya adalah kita sebagai klien menjadi kurang kritis terhadap produk yang ditawarkan, dan hanya asal membeli, yang penting si agen berhenti menawarkan ke kita.
  2. Menganggap semua “musibah”, sakit/kecelakaan dan perawatan akan ditanggung asuransi.  Ini juga kesalahan mayoritas dari klien/nasabah.  Padahal di dalam polis asuransi ada pengecualian-pengecualian yang tidak ditanggung oleh asuransi.  Misalnya, ada masa tunggu untuk penyakit-penyakit tertentu, biaya perawatannya tidak akan ditanggung sebelum melewati masa tunggu.  Ada beberapa asuransi yang menanggung penyakit kritis, namun ada kondisi-kondisi tertentu dimana asuransi baru akan mengeluarkan uang pertanggungan.  Mungkin beberapa agen asuransi tidak menjelaskan, namun kesalahan kita sebagai nasabah jika kita tidak bertanya.
  3. Tidak membaca polis asuransi yang sudah dibeli.  Banyak nasabah merasa bahwa polis asuransi terlalu tebal, terlalu banyak tulisan, tidak ada waktu membacanya, dan sebagainya.  Namun jika tidak dibaca, maka uang yang sudah dikeluarkan untuk membaca premi akan terbuang sia-sia karena kita tidak mengerti apa yang kita beli.  Contohnya, di beberapa asuransi yang menjanjikan uang nasabah tidak hangus, di tahun pertama seluruh uang premi yang telah disetorkan hangus 100% untuk biaya-biaya lain.  Jika sebulan premi yang kita bayarkan adalah Rp 500ribu, berarti setahun ada Rp 6 juta yang hangus.  Ini sudah tertera di polis asuransi, bahkan di halaman-halaman depan.  Jika di tahun pertama asuransi tersebut ingin dibatalkan, maka premi yang sudah disetorkan tidak dapat kembali.  Namun nasabah yang sudah “dijanjikan” oleh agen bahwa uang tidak hangus, akan merasa ditipu, padahal sudah tertera di polis.

Nah, apakah Anda melakukan 3 kesalahan di atas?  Masih ada 4 kesalahan lain yang umumnya dilakukan oleh nasabah ketika membeli asuransi, nantikan di artikel berikutnya.

By | 2013-12-11T04:46:07+00:00 October 10th, 2013|Categories: Asuransi|0 Comments

About the Author:

Annissa Sagita yang akrab dipanggil nengNisye saat ini adalah Perencana Keuangan/Associate Financial Advisor di Aidil Akbar Madjid & Associates (AAM & Associates). Meraih gelar S1 Teknik Elektro di Universitas Brawijaya, kini menemukan passionnya di bidang financial planning. Selain aktif menangani klien, mengajar kelas perencanaan keuangan dan menjadi narasumber di media, hobi menulisnya pun dituangkan melalui web ini.

Leave A Comment

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.