Cara Mengatur Keuangan Untuk Pemilik Onlineshop

/, Tips Keuangan/Cara Mengatur Keuangan Untuk Pemilik Onlineshop

Cara Mengatur Keuangan Untuk Pemilik Onlineshop

Mengatur Keuangan untuk Online Shop - MengaturKeuangan.netDi era media sosial saat ini, sangat mudah bagi siapa saja untuk memiliki online shop. Cukup dengan akun sosial media, misalnya Facebook atau Instagram, siapa saja bisa berjualan apa saja, bahkan dengan modal yang sangat minim, menggunakan peralatan yang sudah dimiliki: smartphone (dan tentu saja paket internet). Prinsip ekonomi mengatakan, dengan modal seminim mungkin, dapatkanlah untung sebanyak-banyaknya. Tapi yang sering terjadi, banyak onlineshop yang memiliki omzet dan juga keuntungan yang besar, bertanya-tanya kemana sebenarnya uang hasil onlineshop tersebut. Di atas kertas memang ada angkanya, tapi dilihat di rekening kok tidak ada? Apakah Anda salah satunya?

Jika Anda serius mengelola onlineshop, dan menginginkan onlineshop Anda berkembang hingga besar dan menjadi salah satu sumber pemasukan utama, Anda perlu mengatur keuangan onlineshop dengan seksama. Kunci yang pertama adalah pemisahan keuangan pribadi dan keuangan usaha. Aplikasi yang paling mudah adalah gunakan rekening terpisah untuk rekening pribadi dan rekening onlineshop.  Anda bisa mengatur sedemikian rupa sehingga Anda “sulit” menarik/menggunakan uang di rekening onlineshop, karena rekening itu digunakan untuk menerima uang dari konsumen. Tentukan tanggal tertentu setiap bulan, kapan Anda akan me-rekap seluruh transaksi di rekening onlineshop tersebut.

Nah setelah direkap bulanan, ketahuan kan berapa sih yang sebenarnya Anda dapatkan dari onlineshop Anda. Jadi itu semuanya profit? Eit, nanti dulu. Meskipun bisnis onlineshop ini bisa dibilang bisnis yang bisa saja dijalani dengan modal sangat minim, tetap saja ada cost atau biaya-biaya yang harus Anda keluarkan. Contohnya, biaya paket internet, “ongkos capek” ngetik (komunikasi dengan calon pembeli), transport dari rumah ke jasa pengiriman, gaji asisten/admin, biaya maintenance website jika ada, dan lain-lain. Biaya-biaya ini yang harus Anda sisihkan dari total pemasukan dan Anda kembalikan di awal bulan untuk operasional bisnis di bulan depan.

Ada satu poin lagi yang kerap dilupakan oleh pemilik bisnis, yaitu gajian dari bisnis, transfer sejumlah yang Anda inginkan ke rekening pribadi setelah pemasukan dikurangi biaya-biaya tadi. Komponen ini yang harus dipisahkan dari biaya-biaya di atas. Biaya-biaya di atas kembali ke bisnis Anda, sedangkan uang gajian ini murni uang Anda sebagai penghasilan dari bisnis. Nah bisakah Anda “gajian” dari bisnis onlineshop Anda? Hal ini bisa dijadikan parameter apakah bisnis Anda mengalami peningkatan dari waktu ke waktu ataukah stagnan (meskipun omzet naik). Contoh jika profit sudah mulai meningkat namun Anda jadi merasa lebih “ribet”, mungkin sudah saatnya Anda menggaji asisten atau admin.

Teorinya terlihat mudah, namun aplikasinya sebenarnya juga tidak sesulit yang dibayangkan. Anda perlu konsisten dan tertib administrasi dalam pencatatan, maka Anda bisa memantau bisnis Anda dengan lebih mudah. Selamat mencoba! Berikan masukan Anda di kolom komentar jika sudah mencoba.

By | 2016-01-20T18:38:57+00:00 January 20th, 2016|Categories: Keuangan Pribadi, Tips Keuangan|0 Comments

About the Author:

Annissa Sagita yang akrab dipanggil nengNisye saat ini adalah Perencana Keuangan/Associate Financial Advisor di Aidil Akbar Madjid & Associates (AAM & Associates). Meraih gelar S1 Teknik Elektro di Universitas Brawijaya, kini menemukan passionnya di bidang financial planning. Selain aktif menangani klien, mengajar kelas perencanaan keuangan dan menjadi narasumber di media, hobi menulisnya pun dituangkan melalui web ini.

Leave A Comment

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.