Apa Itu Investasi?

//Apa Itu Investasi?

Apa Itu Investasi?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian investasi:

 penanaman uang atau modal dl suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

 

Dalam konteks bisnis, tujuan utama investasi memang untuk memperoleh keuntungan.  Namun dalam konteks perencanaan keuangan, investasi berarti penanaman uang/modal dalam instrumen investasi agar tujuan keuangan tercapai, sehingga sebelum berinvestasi harus menentukan dulu apa tujuan yang ingin dicapai.  Tujuan keuangan bisa berupa barang seperti rumah/properti, kendaraan, atau berbentuk dana: dana pendidikan anak-anak, dana pensiun, dana menikah, dana haji dan sebagainya.

 

Mengapa harus berinvestasi untuk mencapai tujuan keuangan?  Mengapa tidak mengumpulkan uang dengan cara yang konvensional saja, yaitu menabung?  Jawabannya adalah karena tidak cukup hanya dengan menabung, ada inflasi yang akan “memakan” nilai uang sehingga ketika uang terkumpul, harga barang/target dana yang diinginkan sudah naik jauh.  Contoh, untuk membeli rumah seharga 500 juta, bapak A harus mengumpulkan DP sebesar 30% ditambah dengan biaya-biaya maka total DP menjadi 160 juta.  Ketika 2 tahun kemudian bapak A berhasil mengumpulkan 160 juta, harga rumah yang diincar sudah naik menjadi 700 juta karena inflasi properti yang tinggi (15-20%), sehingga target DP naik menjadi 220 juta.

Demikian juga halnya dengan biaya sekolah anak, kenaikan biaya sekolah per tahun sangat tinggi, mencapai 15-20% pr tahun namun bunga tabungan dan deposito berkisar antara 0-7%.  Tentu akan sulit untuk mencapai target dana di tahun-tahun mendatang hanya dengan menabung.  Disinilah perlunya berinvestasi, karena investasi dapat menghasilkan return/bunga antara 10-25% per tahun, bahkan ada yang di atas 25% per tahun.

 

Investasi mengandung resiko.  Tidak ada investasi yang “aman”, karena seluruh investasi pasti ada resiko yang sebanding dengan return/hasilnya.  Return tinggi maka resikonya tinggi, demikian pula return yang rendah resikonya juga kecil.  Resiko dan return harus diperhitungkan dengan seimbang sehingga terjadi calculated risk, yang dapat diterapkan dalam perencanaan keuangan.

Investasi bukan solusi instan.   Sebelum berinvestasi, investor sebaiknya mempelajari terlebih dahulu tentang investasi, agar terhindar dari investasi bodong/penipuan berkedok investasi.  Satu hal yang pasti, investasi bukan solusi instan.  Agar mendapat hasil yang maksimal dari investasi, setidaknya perlu waktu minimal 2-3 tahun ke atas.

 

Bagaimana cara berinvestasi?  Dengan adanya resiko dalam investasi yang telah dibahas singkat di atas, ada beberapa poin yang harus dilakukan sebelum berinvestasi.

  1. Dapat mengatur keuangan dengan baik termasuk mengatur penghasilan bulanan agar tidak boros 
  2. Bebas hutang konsumtif (KTA, kartu kredit)
  3. Memiliki dana darurat
  4. Memiliki asuransi sebagai proteksi murni, pastikan tidak melakukan kesalahan ini saat membeli asuransi
  5. Merumuskan tujuan keuangan:
  • Jangka waktu
  • Target dana

Tentukan jangka waktu dan target dana yang diinginkan untuk tujuan investasi, misalnya ingin membeli rumah seharga 500 juta 2 tahun lagi, atau biaya anak masuk sekolah SD 5 tahun lagi sebesar saat ini 20 juta, dan sebagainya.   Jangka waktu dan target dana harus berupa angka yang kongkrit untuk menentukan instrumen investasi nantinya.  Setelah poin 1-5 di atas terpenuhi, selanjutnya sudah dapat menentukan investasi apakah yang cocok untuk masing-masing individu, nantikan di artikel berikutnya.

By | 2013-12-11T04:47:42+00:00 October 12th, 2013|Categories: Cara Investasi|0 Comments

About the Author:

Annissa Sagita yang akrab dipanggil nengNisye saat ini adalah Perencana Keuangan/Associate Financial Advisor di Aidil Akbar Madjid & Associates (AAM & Associates). Meraih gelar S1 Teknik Elektro di Universitas Brawijaya, kini menemukan passionnya di bidang financial planning. Selain aktif menangani klien, mengajar kelas perencanaan keuangan dan menjadi narasumber di media, hobi menulisnya pun dituangkan melalui web ini.

Leave A Comment

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.

This Is A Custom Widget

This Sliding Bar can be switched on or off in theme options, and can take any widget you throw at it or even fill it with your custom HTML Code. Its perfect for grabbing the attention of your viewers. Choose between 1, 2, 3 or 4 columns, set the background color, widget divider color, activate transparency, a top border or fully disable it on desktop and mobile.